Innalillahi wainnailaihi rojiuun, Selamat Jalan Prof. Djauhar
18 Januari 2017 08:07:52
   
 

Plasa Dr Angka ITS kembali menjadi saksi bisu kepergian seorang guru besar ITS untuk selamanya, Selasa (17/1). Suasana haru menyelimuti semua civitas akademica ITS dalam upacara pemakaman Direktur Pascasarjana ITS, Prof Ir Djauhar Manfaat M Sc Ph D. Dosen Departemen Teknik Perkapalan ini meninggal lantaran serangan stroke.

 

Dalam upacara pemakaman, Prof Ir Daniel Mohammad Rosyid Ph D mengungkapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Ia menjelaskan dalam kesehariannya sosok dosen yang akrab disapanya Mas Jo tersebut adalah rekan yang sangat menyenangkan untuk diajak berbicara. Selain itu Mas Jo adalah pribadi yang sangat rajin shalat.


"Saya pribadi dan seluruh keluarga besar Fakultas Teknologi Kelautan merasa sangat kehilangan sosok guru besar senior yang sangat aktif dan disegani," tutur Dekan Fakultas Teknologi Kelautan itu.
Daniel berharap segala perjuangan almarhum akan berusaha keras diteruskan. "Segala perbuatan terpuji, kebaikan dan keramahan almarhum akan tetap dikenang, dan memaafkan kesalahan almarhum selama hidup," pesan dosen Departemen Teknik Kelautan itu.
Tidak hanya meninggalkan kesan pada rekan sejawat, almarhum kelahiran Surabaya tersebut juga memberikan kesan sangat berarti pada mahasiswanya. Tampak dari banyaknya mahasiswa sarjana dan mahasiswa pascasarjana hingga alumni yang menghadiri acara pemakaman hari ini.
Muhammad Rino, salah satu mahasiswa yang pernah dididik oleh mantan Ketua Departemen Teknik Perkapalan tersebut juga turut berkabung atas kepergian almarhum. "Beliau adalah sosok yang humoris. Yang paling saya ingat ialah beliau tidak pernah marah sama sekali pada mahasiswa. Sangat ramah," ujar Rino mengenang dosennya.
Rino melanjutkan, Prof Jo juga orang yang sangat memotivasi dan perhatian. "Beliau juga yang menjadi tempat konsultasi saya dalam hal akademik. Tak pernah sedikitpun beliau tidak peduli pada mahasiswanya, " ujar Rino yang mengenyam S2 di ITS atas bimbingan almarhum.
Rino menuturkan pesan yang paling berkesan dari seorang Prof Jo ialah untuk serius kuliah dan membagi ilmu pada orang lain melalui menulis buku. "Pesan itu mungkin akan selalu saya ingat beserta buku karya beliau, Case-Base Design," ungkapnya
< Berita sebelumnya | Berita Selanjutnya >